3564075423

Buku Goresan Pena Sang Acarya Diluncurkan, Asa Penulis di SMP Negeri 1 Mrebet

Menulis merupakan satu keterampilan berbahasa yang produktif dan ekspresif untuk berkomunikasi, baik secara langsung maupun tak langsung.

Selain itu, dilakukan untuk lebih memahami, menguasai, memikirkan atau memecahkan suatu masalah.

Tulisan yang dihasilkan, merupakan produk pemahaman penulis mengenai hal atau masalah yang sedang dipelajari.

Artinya, mereka yang menulis, pasti melalui tahapan berpikir sebelum menuangkannya ke dalam tulisan.

Seperti yang dilakukan 13 orang penulis, yakni Bambang Riadiyanto, Purwaningsih, Lantief Karyono, Murniati, Feri Retnoningrum, Kurnia Ambarwati.

Kemudian ada Ratna Wardani, Sri Kurniati, Noviana Mudhoiati, Eti Puji Astuti, Agus Triono, Maulida Unzilatinnur, dan Sumaryo

Para guru di SMP Negeri 1 Mrebet Kabupaten Purbalingga telah sukses mempunyai buku berjudul “Goresan Pena Sang Acarya”. Buku dengan editor Agus Triono ini merupakan antologi artikel guru tulisan mereka

“Saya berharap buku ini bisa menginspirasi para pendidik dan tenaga kependidikan yang lain untuk meningkatkan literasi khususnya literasi menulis, ” ungkap Pengawas SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Purbalingga, Bangun Pracoyo saat peluncuran buku itu, di ruang serbaguna SMP Negeri 1 Mrebet, Rabu (22 September 2021).

“Harapannya, agar budaya literasi menulis bisa ditularkan kepada para peserta didik melalui Gerakan Literasi Sekolah (GLS),” imbuh Bangun yang juga aktif menulis.

Kepala SMP Negeri 1 Mrebet, Bambang Riadiyanto yang juga ikut menyumbangkan tulisannya menyampaikan terima kasih kepada tim penyusun dan penulis sehingga terwujud buku.

Artikel pendidikan yang terkumpul dalam “Goresan Pena Sang Acarya” berjumlah 23 antara lain berisi pengelolaan pembelajaran, tentang sekolah adiwiyata, cara belajar, pengetahuan ilmiah populer, pembelajaran di masa pandemi dan tentang kegiatan ekstrakurikuler.

“Sebagian besar artikel dalam buku tersebut sudah pernah dimuat di media massa baik surat kabar maupun tabloid,” tuturnya.

Editor buku, Agus Triono mengungkapkan, dalam buku “Goresan Pena Sang Acarya” ada artikel yang pernah memenangi lomba kepenulisan di tingkat kabupaten.

“Harapannya buku ini bisa menginspirasi dan menjadi dokumentasi penting bagi SMP Negeri 1 Mrebet khususnya, dan memberi sumbangsih bagi dunia pendidikan pada umumnya,” tuturnya.

 

 

Tinggalkan Balasan