BMKG Peringatkan Potensi Suhu Dingin di Karangreja dan Baturraden

Data prakiraan cuaca juga menempatkan Kecamatan Karangreja sebagai wilayah paling dingin di Purbalingga. Kawasan lereng Gunung Slamet tersebut mencatatkan suhu minimum mencapai 20°C
Data prakiraan cuaca juga menempatkan Kecamatan Karangreja sebagai wilayah paling dingin di Purbalingga.Kawasan lereng Gunung Slamet tersebut mencatatkan suhu minimum mencapai 20°C

TABLOIDELEMEN.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis data penurunan suhu udara yang cukup signifikan di kawasan dataran tinggi di Karangreja Kabupaten Purbalingga dan Baturraden Kabupaten Banyumas .

Laporan BMKG memprediksi masa transisi menuju musim hujan tidak akan berlangsung serentak di seluruh kawasan Indonesia.

Wilayah bagian barat Indonesia menerima curah hujan lebih awal ketimbang wilayah timur karena pengaruh pola angin serta kondisi geografis.

Sebagian besar wilayah Purbalingga mencatatkan variasi suhu yang cukup mencolok.

Mulai dari kondisi terik di kawasan dataran rendah hingga sejuk di wilayah lereng gunung.

Bacaan Lainnya

Data prakiraan cuaca juga menempatkan Kecamatan Karangreja sebagai wilayah paling dingin di Purbalingga.

Kawasan lereng Gunung Slamet tersebut mencatatkan suhu minimum mencapai 20°C dengan batas maksimum berada pada angka 31°C.

Dua kecamatan dataran tinggi lain, yakni Karangjambu dan Bojongsari, turut mencatatkan titik suhu terendah di angka 20°C.

Ketiga wilayah dingin ini memiliki tingkat kelembapan udara tertinggi mencapai 97% yang kerap memicu kemunculan kabut tipis pada waktu pagi dan malam hari.

BMKG mengimbau warga agar senantiasa memantau perubahan kondisi udara sebelum melangkah keluar rumah untuk beraktivitas.

Kondisi Cuaca Perkotaan dan Dataran Rendah

Warga di kawasan dataran rendah seperti Kecamatan Bukateja, Kejobong, Bobotsari, Karanganyar, Karangmoncol, dan Pengadegan menikmati langit cerah sepanjang hari.

Sementara itu, wilayah Kemangkon menghadapi cuaca cerah berawan dengan rentang suhu berkisar antara 23°C hingga menyentuh puncaknya di angka 32°C pada siang hari.

Kondisi cerah berawan juga melingkupi Kecamatan Purbalingga, Kalimanah, Kaligondang, Padamara, Rembang, hingga Kutasari.

Walaupun awan tebal menggantung di kawasan perkotaan, suhu udara maksimum tetap terasa cukup panas hingga mencapai 31°C sampai 32°C.

Tingkat kelembapan udara relatif sedang pada kisaran 52% hingga 88% menuntut masyarakat perkotaan untuk terus mencukupi kebutuhan cairan tubuh saat beraktivitas di luar ruangan.

Wilayah Lereng Gunung Slamet Banyumas

Warga di lereng Gunung Slamet, termasuk wilayah Desa Kemutug Lor dan Kemutug Kidul, merasakan penurunan suhu udara secara ekstrem terutama pada pagi dan malam hari.

Suhu udara di Desa Kemutug Lor bahkan menyentuh angka 19 derajat Celsius pada termometer warga.

Sementara itu, kawasan wisata Baturraden yang bertengger di posisi lebih tinggi mencatatkan penurunan suhu mencapai 17 hingga 19 derajat Celsius.

Sensasi dingin paling menusuk terjadi ketika matahari belum terbit serta saat malam hari menjelang waktu tidur.

Meskipun terbilang ekstrem, fenomena udara sejuk ini sejatinya menjadi karakter khas lereng Gunung Slamet saat memasuki periode transisi.

 

 

 

 

 

 

 

 

Pos terkait

Acer2026