TABLOIDELEMEN.com – Provinsi Banten secara resmi menyatakan kesiapan penuh sebagai pusat perayaan puncak Hari Pers Nasional (HPN) pada 9 Februari 2026 mendatang.
Penyelenggaraan tahun ini membawa misi besar melalui tema “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat” yang berfokus pada penguatan ekosistem demokrasi dan stabilitas nasional melalui pemberitaan akurat.
Peringatan HPN sendiri merupakan bentuk penghormatan atas peran vital pers dalam kehidupan berbangsa sekaligus menandai milad Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) yang berdiri sejak 1946.
Sejarah mencatat, Presiden RI menetapkan momentum ini secara resmi melalui Keputusan Presiden Nomor 5 Tahun 1985.
Kini, setelah puluhan tahun berlalu, semangat tersebut terus bertransformasi menghadapi tantangan disinformasi global.
Pemerintah Provinsi Banten memusatkan rangkaian kegiatan di Kota Serang dengan agenda yang sangat padat.
Panitia merancang berbagai acara mulai dari peluncuran maskot, jalan santai, seminar nasional, hingga pertunjukan seni budaya dan bakti sosial.
Upaya ini bertujuan mendekatkan insan pers dengan masyarakat agar publik memahami peran media dalam dinamika sosial.
Tema tahun ini memiliki kedalaman filosofis yang saling berkaitan.
“Pers Sehat” menekankan pada praktik jurnalistik profesional yang menjunjung tinggi etika dan kejujuran informasi.
Tanpa kesehatan ekosistem media, ruang publik akan rentan terhadap paparan kabar bohong yang merusak tatanan sosial.
Selanjutnya, pilar “Ekonomi Berdaulat” menggarisbawahi peran media dalam mempromosikan potensi lokal.
Liputan pers yang berkualitas memberikan dukungan nyata bagi sektor UMKM, industri kreatif, serta investasi di wilayah Banten.
Kehadiran ribuan jurnalis dari seluruh penjuru tanah air secara otomatis menggerakkan roda ekonomi daerah tuan rumah selama masa penyelenggaraan.
Sebagai pilar terakhir, “Bangsa Kuat” memosisikan pers sebagai perekat sosial dan alat kontrol publik yang independen.
Masyarakat yang menerima informasi berbasis data dan fakta akan memiliki ketahanan lebih baik dalam menghadapi tantangan zaman.
Sebagai penutup rangkaian, puncak perayaan biasanya menyajikan sesi apresiasi bagi pihak-pihak yang memberikan kontribusi luar biasa terhadap industri komunikasi.
Penghargaan tersebut menjadi simbol profesionalisme yang mengukuhkan dedikasi para pejuang informasi dalam menjaga marwah jurnalistik di Indonesia.

Meletakkan literasi digital menjadi urgensi, sebagai upaya transformasi untuk menghasilkan talenta digital dan menjadi rujukan informasi yang ramah anak, aman tanpa konten negatif.
Baca update artikel lainnya di Google News


















