Pemkab Purbalingga Siapkan Bengkel Siaga dan Pos Kesehatan Rute Belik

Jalur Mudik di Purbalingga
Jalur Mudik di Purbalingga

 

TABLOIDELEMEN.com – Pemerintah Kabupaten Purbalingga memperkuat kesiapsiagaan infrastruktur pendukung pada jalur alternatif Pemalang-Purbalingga melalui wilayah Belik guna menyambut arus mudik Lebaran 1447 H.

Upaya ini bertujuan menjamin keamanan dan kenyamanan pemudik yang melintasi medan perbukitan serta jalur berkelok menuju jantung kota perwira tersebut.

Langkah strategis mencakup pemetaan sejumlah titik krusial untuk penempatan pos kesehatan terpadu dan bengkel siaga 24 jam.

Jalur Belik yang terkenal dengan tanjakan curam dan tikungan tajam menuntut kondisi kendaraan serta fisik pengemudi tetap prima.

Bacaan Lainnya
Promo Cleo 1 Liter

Kehadiran fasilitas ini menjadi jawaban atas kebutuhan mendesak bagi para pemotor maupun pengguna mobil pribadi yang menempuh rute pegunungan tersebut.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Purbalingga, Sutrisno menyampaikan bahwa sinergi dengan berbagai pihak menjadi kunci utama kelancaran arus mudik.

Pihaknya merangkul bengkel-bengkel lokal serta puskesmas di sepanjang rute untuk memberikan respon cepat terhadap kendala teknis maupun gangguan kesehatan para pelintas jalan.

Menurutnya, keberadaan pos kesehatan dan bengkel siaga sepanjang rute Belik-Purbalingga sangat vital.

“Kami ingin memastikan pemudik mendapatkan bantuan segera saat mengalami masalah kendaraan atau kelelahan fisik di tengah jalur yang cukup menantang ini,” tegasnya.

Dinas Kesehatan turut menyiagakan tenaga medis pada titik-titik strategis seperti area perbatasan dan dekat lokasi wisata.

Pos kesehatan tersebut menyediakan layanan pemeriksaan tensi, obat-obatan darurat, hingga ambulans siaga guna mengantisipasi kejadian yang tidak terduga.

Penempatan pos ini berdekatan dengan SPBU guna mempermudah akses warga yang sedang beristirahat.

Sementara itu, jajaran Polres Purbalingga mengimbau para pemudik agar memanfaatkan fasilitas tersebut secara optimal.

Masyarakat sebaiknya tidak memaksakan diri jika merasa mengantuk atau mendapati gejala kerusakan pada mesin kendaraan.

Sinergi antara fasilitas publik yang memadai dan kewaspadaan pengemudi menjadi faktor penentu terciptanya mudik yang aman serta berkesan pada tahun 2026 ini.

 

 

Pos terkait