TABLOIDELEMEN.com – Menjelajahi keasrian Taman Cempulutan di Desa Kramat, Kecamatan Karangmoncol, memberikan pengalaman wisata yang utuh bagi setiap pengunjung.
Namun, perjalanan menyusuri gerbang “Amazon dari Purbalingga” ini terasa kurang lengkap tanpa mencicipi sajian lokal yang legendaris.
Kopi Sigotak, sebuah permata hitam dari komoditas perkebunan setempat, menjadi pendamping wajib bagi para pelancong yang ingin merasakan jiwa dari Desa Kramat.
Kopi jenis robusta ini tumbuh subur di lereng perbukitan Karangmoncol, menyerap nutrisi dari tanah pegunungan yang kaya akan unsur hara.
Proses pengolahan yang teliti oleh tangan petani lokal menghasilkan karakteristik aroma yang sangat tajam dan memikat.
Saat air panas menyentuh bubuk kopi ini, aroma khas kacang-kacangan dan cokelat langsung menyerbak, mengundang rasa penasaran siapa pun yang berada di sekitarnya.
Cita rasa yang kuat dan mantap mampu memberikan kehangatan instan pada tubuh, terutama saat udara sejuk pegunungan mulai menusuk kulit.
Selain menawarkan kenikmatan pada lidah, Kopi Sigotak membawa manfaat kesehatan yang signifikan bagi para penikmatnya.
Kandungan antioksidan tinggi dalam setiap sesapannya membantu menangkal radikal bebas dan meningkatkan fokus selama penjelajahan alam.
Wisatawan sering kali menghabiskan waktu berjam-jam di gazebo atau aula Taman Cempulutan hanya untuk menyesap kopi ini sambil menatap lanskap perbukitan hijau yang membentang luas.
Kombinasi antara pemandangan alam yang memesona dan kehangatan Kopi Sigotak menciptakan harmoni rekreasi yang sempurna.
Masyarakat Desa Kramat terus berupaya menjaga kualitas biji kopi ini agar tetap menjadi daya tarik utama yang mengangkat ekonomi kreatif desa.
Bagi pengunjung, secangkir Kopi Sigotak bukan sekadar minuman biasa, melainkan sebuah cerita tentang ketekunan petani dan kekayaan alam Purbalingga yang harus mereka bawa pulang dalam ingatan.

Menulis itu tidak selalu dengan paragraf-paragraf yang panjang. Menulislah tentang perasaan kita dan tentang apa yang ada dipikiran kita. Tanpa tersadar, kita sesungguhnya telah menulis.
Baca update artikel lainnya di Google News
















