99 Kata Baru dalam Khazanah Bahasa Indonesia Sesuai KBBI

Kata Baru dalam Khazanah Bahasa Indonesia Sesuai KBBI
Kata Baru dalam Khazanah Bahasa Indonesia Sesuai KBBI

TABLOIDELEMEN.com – Pemerintah Indonesia telah memperkaya kosakata melalui Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Tujuannya demi menyesuaikan perkembangan zaman.

Para pemerhati bahasa menyambut baik kebijakan ini, sebab mempermudah komunikasi publik.

Selain itu, langkah ini menegaskan kemandirian bahasa Indonesia ini yang juga bertujuan agar masyarakat tidak bergantung pada istilah asing secara berlebihan.

Karena penggunaan istilah asing yang tidak baku seringkali menimbulkan kebingungan.

Selain itu, penetapan kosakata baru ini sangat mendukung upaya pembinaan bahasa di sekolah dan kampus.

Bacaan Lainnya

Akibatnya, Bahasa Indonesia semakin kaya, terstruktur, dan siap menjadi bahasa yang modern.

Dengan cara yang sama, penetapan ini menguatkan identitas bahasa Indonesia secara keseluruhan.

Karena itu, para pengguna bahasa perlu membiasakan diri menggunakan istilah-istilah baru ini.

Kata Baru Sesuai KBBI

  1. Adikuasa = Penguasa Tertinggi
  2. Akselerasi = Percepatan
  3. Akses = Jangkauan
  4. Alokasi = Penjatahan
  5. Amandemen = Perubahan
  6. Analisis = Kajian
  7. Aplikasi = Penerapan
  8. Artificial Intelligence = Akal Imitasi
  9. Atribut = Sifat Wajib
  10. Baku = Standar
  11. Birokrasi = Ketatanegaraan
  12. Budget = Anggaran
  13. Customer = Pelanggan
  14. Data = Keterangan
  15. Deadline = Tenggat
  16. Definisi = Batasan
  17. Defisit = Kurang Bayar
  18. Desain = Rancang Bangun
  19. Download = Unduh
  20. Edukasi = Pengajaran
  21. Efek = Dampak
  22. Efisiensi = Keterdayagunaan
  23. Eksklusif = Khusus
  24. Evaluasi = Penilaian
  25. Fokus = Titik Pusat
  26. Formal = Resmi
  27. Harmonis = Selaras
  28. Impak = Dampak
  29. Indikator = Penunjuk
  30. Inisiatif = Prakarsa
  31. Inklusif = Mencakup
  32. Inovasi = Penemuan Baru
  33. Intensif = Gencar
  34. Investigasi = Penyelidikan
  35. Isu = Pekabaran
  36. Jurnalistik = Kewartawanan
  37. Kapasitas = Daya Tampung
  38. Koleksi = Himpunan
  39. Komitmen = Ikrar
  40. Komitmen = Janji Bakti
  41. Komoditas = Barang Dagangan
  42. Kompeten = Cakap
  43. Kompetisi = Persaingan
  44. Kompleks = Rumit
  45. Komunikasi = Hubungan
  46. Konsisten = Taat Azas
  47. Konsultasi = Musyawarah
  48. Konsumsi = Pemakaian
  49. Konteks = Kaitan
  50. Kontribusi = Sumbangan
  51. Kontrol = Kendali
  52. Kreativitas = Daya Cipta
  53. Kriteria = Tolok Ukur
  54. Kriya = Kerajinan Tangan
  55. Kualifikasi = Kecakapan
  56. Kualitas = Mutu
  57. Kuantitas = Jumlah
  58. Kuasa Hukum = Advokat
  59. Lisan = Ucapan
  60. Loka Karya = Sanggar Kerja
  61. Meeting = Taklimat
  62. Merk = Jenama
  63. Misi = Perutusan
  64. Motif = Alasan
  65. Narasi = Kisahan
  66. Nir Kekuatan = Tanpa Daya
  67. Nirlaba = Non-profit
  68. Nirmala = Murni
  69. Offline = Luring
  70. Online = Daring
  71. Opini = Pendapat
  72. Otomatis = Swakarsa
  73. Otoritas = Wewenang
  74. Palung = Jurang
  75. Ponsel = Gawai
  76. Potensi = Daya
  77. Prasarana = Infrastruktur
  78. Prasasti = Tugu Peringatan
  79. Prioritas = Kedahuluan
  80. Proaktif = Giat
  81. Prosedur = Tata Cara
  82. Purna Waktu = Penuh Waktu
  83. Realitas = Kenyataan
  84. Relaksasi = Pengenduran
  85. Respon = Tanggapan
  86. Sektor = Loka
  87. Sertifikasi = Perizinan
  88. Sistem = Tata Cara
  89. Solusi = Jalan Keluar
  90. Substansi = Inti
  91. Swasembada = Mandiri Pangan
  92. Tidak Haus = Galgah
  93. Tidak Haus = Palum
  94. Toleransi = Tenggang Rasa
  95. Transparansi = Keterbukaan
  96. Upload = Unggah
  97. Vaksin = Cacar (Imunisasi)
  98. Valid = Sahih
  99. Visi = Wawasan

 

 

Pos terkait