TABLOIDELEMEN.COM – Seni pertunjukan wayang kulit menyimpan berbagai simbol kehidupan yang sangat mendalam.
Salah satu ornamen paling penting dalam pertunjukan seni tradisional ini adalah gunungan atau kayon.
Bentuknya yang menyerupai gunung menyimpan kearifan lokal luhur tentang perjalanan hidup manusia, alam semesta, serta hubungan dengan Sang Pencipta.
1.Simbol Awal dan Akhir Kehidupan Manusia
Para Dalang selalu menancapkan gunungan di tengah kelir sebelum pertunjukan mulai.
Posisi tegak ini menandakan bahwa kehidupan belum berjalan.
Saat pertunjukan usai, gunungan kembali tancap di posisi tengah sebagai penanda akhir kisah.
Prosesi ini melambangkan asal dan tujuan akhir perjalanan hidup setiap manusia di dunia.
2.Gambaran Kosmos dan Keseimbangan Alam Semesta
Bentuk kerucut menjulang ke atas mencerminkan puncak spiritualitas dan hubungan harmonis antara manusia, alam, serta Tuhan.
Ukiran pepohonan, flora, dan fauna pada permukaan gunungan melukiskan keberagaman ekosistem yang saling menopang.
Unsur ini mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian alam agar kehidupan tetap seimbang.
3.Refleksi Gejolak Hawa Nafsu Manusia
Sisi belakang gunungan yang berwarna merah membara melambangkan gejolak nafsu, kemarahan, serta ujian hidup.
Sehingga, manusia harus mampu mengendalikan hawa nafsu tersebut agar tidak merusak ketenteraman jiwa.
Penguasaan diri menjadi kunci utama untuk mencapai kedamaian hidup yang sejati di tengah tantangan dunia.

Meletakkan literasi digital menjadi urgensi, sebagai upaya transformasi untuk menghasilkan talenta digital dan menjadi rujukan informasi yang ramah anak, aman tanpa konten negatif.
Baca update artikel lainnya di Google News























