TABLOIDELEMEN.com – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Purbalingga melaporkan tren positif penurunan angka pernikahan dini sepanjang tahun 2025.
Berdasarkan data, Kemenag Kabupaten Purbalingga telah mencatat total 6.235 peristiwa pernikahan di seluruh wilayah Kabupaten Purbalingga selama setahun terakhir.
Kepala Kemenag Purbalingga, Zahid Khasani, menjelaskan bahwa meskipun angka pernikahan dini melandai, kaum perempuan masih mendominasi statistik tersebut.
Tercatat sebanyak 232 perempuan atau sekitar 3,1 persen menikah pada usia dini.
Angka ini jauh lebih tinggi jika membandingkannya dengan kelompok laki-laki yang hanya mencapai 56 orang atau 1,5 persen.
“Kondisi ini jelas menunjukkan bahwa perempuan masih menjadi kelompok paling rentan dalam persoalan pernikahan dini,” kata Zahid saat memaparkan evaluasi tahunan di kantornya, Rabu 21 Januari 2026.
Penurunan Kasus Pernikahan Dini
Menurutnya, jika melihat data komparatif tahun 2024, performa penurunan angka ini terlihat cukup signifikan.
Pada tahun sebelumnya, kasus pernikahan dini pada perempuan mencapai 269 kasus, sementara laki-laki sebanyak 63 kasus.
“Penurunan ini menjadi indikator keberhasilan program pencegahan yang pemerintah daerah jalankan secara konsisten,” katanya.
Zahid menegaskan bahwa pihaknya terus mengoptimalkan peran penyuluh keagamaan yang tersebar di seluruh desa.
Langkah edukasi dan pendampingan langsung kepada masyarakat menjadi ujung tombak.
“Tujuannya untuk menekan angka tersebut agar tidak kembali melonjak pada masa mendatang,” katanya.

Menulis itu tidak selalu dengan paragraf-paragraf yang panjang. Menulislah tentang perasaan kita dan tentang apa yang ada dipikiran kita. Tanpa tersadar, kita sesungguhnya telah menulis.
Baca update artikel lainnya di Google News











