268 Mahasiswa UIN Saizu KKN di 26 Desa Purbalingga, Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat

Ratusan mahasiswa Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto resmi memulai pengabdian masyarakat melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Purbalingga.
Ratusan mahasiswa Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto resmi memulai pengabdian masyarakat melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Purbalingga.

TABLOIDELEMEN.com – Ratusan mahasiswa Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto resmi memulai pengabdian masyarakat melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Purbalingga.

Langkah ini bertujuan memperkuat kolaborasi strategis antara akademisi, pemerintah daerah, dan warga desa dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan.

Penyerahan peserta berlangsung khidmat di Operation Room Graha Adiguna pada Senin 12 Januari 2026.

Mewakili Bupati Purbalingga, Staf Ahli Bupati Bidang Administrasi Umum dan SDM, Pandi, menyambut hangat kehadiran para mahasiswa tersebut.

Ia memandang generasi muda memiliki semangat tinggi serta penguasaan teknologi informasi yang mumpuni untuk memberikan nilai tambah bagi masyarakat desa.

Bacaan Lainnya
 Tahun Baru 2026

Pandi berharap mahasiswa mampu berperan sebagai mitra pendamping dalam mendorong kemandirian desa melalui inovasi dan pemanfaatan teknologi digital.

Selaras dengan hal tersebut, mahasiswa KKN memegang tugas penting untuk memetakan potensi sekaligus mengidentifikasi permasalahan di akar rumput.

Hasil pengamatan lapangan ini nantinya menjadi referensi berharga bagi Pemerintah Kabupaten Purbalingga dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran.

“Kolaborasi nyata ini sekaligus menjadi sarana pembelajaran timbal balik yang saling menguntungkan antara mahasiswa dan warga setempat,” katanya.

Kepala Bapperida Purbalingga, Nugroho Priyo Pratomo, menjelaskan bahwa sebanyak 268 mahasiswa akan tersebar di 26 desa yang mendiami wilayah Kecamatan Kalimanah dan Kecamatan Padamara.

Program bertema “Saizu Memberdaya, Menguatkan Umat, Menghijaukan Desa, dan Menggerakkan Ekonomi” ini fokus pada penanganan kemiskinan yang menjadi prioritas utama daerah.

“Kami tentunya meminta mahasiswa aktif menggerakkan ekonomi masyarakat sesuai kapasitas keilmuan masing-masing guna menekan angka kemiskinan,” katanya.

Menanggapi harapan tersebut, Sekretaris LPPM UIN Saizu, Toifur, menegaskan bahwa seluruh peserta telah menjalani Workshop Pemberdayaan Masyarakat sebagai bekal teknis.

Persiapan matang ini menjamin mahasiswa terjun ke lapangan dengan konsep yang jelas dan aplikatif.

“UIN Saizu berkomitmen menghadirkan pengabdian yang memberikan manfaat nyata serta menjawab kebutuhan mendesak masyarakat perdesaan di Purbalingga secara berkelanjutan,” tegasnya.

 

 

Pos terkait