Waspada Dampak Siklon Narelle, BMKG Prediksi Hujan Lebat Guyur Cilacap Hingga Akhir Maret

Setelah masyarakat merasakan hawa panas menyengat selama beberapa hari terakhir, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat segera membasahi bumi dalam kurun waktu dekat.
Setelah masyarakat merasakan hawa panas menyengat selama beberapa hari terakhir, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat segera membasahi bumi dalam kurun waktu dekat.

Hujan Lebat Guyur Cilacap Hingga Akhir Maret

Pantauan satelit cuaca memperlihatkan pertumbuhan awan yang meningkat pesat dan berpotensi memicu guyuran air hujan di sejumlah titik strategis.

Teguh menambahkan bahwa wilayah Cilacap dan sekitarnya masuk dalam zona waspada terhadap curah hujan tinggi yang mungkin menyertai angin kencang.

“Mulai hari ini kondisi awan mulai terbentuk kembali. Wilayah Cilacap diprakirakan akan mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat hingga 28 Maret,” katanya.

Prakiraan cuaca ini tidak lepas dari pengaruh Siklon Tropis Narelle yang saat ini terpantau berada di Samudera Hindia, tepatnya di selatan Nusa Tenggara Barat.

Meski pusat badai tersebut bergerak menjauhi daratan Indonesia menuju perairan barat Australia, pusaran energinya tetap memberikan dampak tidak langsung bagi wilayah sekitar.

Bacaan Lainnya
Promo Cleo 1 Liter

Dampak tersebut berupa peningkatan pasokan uap air yang memicu potensi hujan di wilayah Cilacap, Banyumas, hingga daerah penyangga lainnya.

Selain curah hujan, BMKG memprediksi suhu udara berkisar antara 25 hingga 33 derajat Celcius dengan tingkat kelembapan mencapai 95 persen.

Angin kencang dengan kecepatan hingga 45 kilometer per jam juga mengancam keselamatan pengguna jalan, terutama para pemudik sepeda motor yang melintasi jalur selatan.

Hujan dapat menyebabkan jalan licin dan berpotensi menimbulkan genangan.

“Kami mengimbau masyarakat, terutama pemudik, agar selalu waspada dan mengutamakan keselamatan,” pungkas Teguh.

 

 

Pos terkait