TABLOIDELEMEN.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan perubahan cuaca signifikan.
Termasuk wilayah Jawa Tengah bagian selatan seperti Kabupaten Cilacap.
Setelah masyarakat merasakan hawa panas menyengat selama beberapa hari terakhir, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat segera membasahi bumi dalam kurun waktu dekat.
Fenomena alam ini menandai berakhirnya periode cuaca terik yang sempat mendominasi wilayah pesisir selatan tersebut.
Ketua Tim Kerja Pelayanan Data dan Diseminasi Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap, Teguh Wardoyo, mengonfirmasi bahwa potensi hujan tersebut berlangsung pada periode 26 hingga 28 Maret 2026.
Menurut pengamatan tim ahli, kondisi atmosfer menunjukkan adanya pergeseran massa udara yang memicu pembentukan awan hujan secara masif di langit Jawa Tengah.
Sebelumnya, penduduk Cilacap menghadapi cuaca cerah ekstrem dengan suhu udara yang menembus angka cukup tinggi.
Berdasarkan data pemantauan, suhu maksimum sempat menyentuh angka 33 derajat Celcius akibat minimnya tutupan awan di atmosfer.
Kondisi tersebut menyebabkan paparan sinar matahari jatuh langsung ke permukaan tanpa penghalang alami yang memadai.
Yakni dalam beberapa hari terakhir cuaca cenderung cerah dengan suhu maksimum di Cilacap mencapai 33 derajat Celcius.
“Minimnya awan membuat sinar matahari langsung terasa cukup menyengat,” kata Teguh dalam keterangan resminya, Kamis 26 Maret 2026
Namun, situasi mulai menunjukkan perubahan sejak Kamis 26 Maret 2026.

Meletakkan literasi digital menjadi urgensi, sebagai upaya transformasi untuk menghasilkan talenta digital dan menjadi rujukan informasi yang ramah anak, aman tanpa konten negatif.
Baca update artikel lainnya di Google News



















