Tiga Sekolah Raih Juara Umum Lomba Mata Pelajaran Purbalingga

Lomba Mata Pelajaran (Mapel) IPA, IPS, dan Matematika jenjang SMP/MTs tingkat Kabupaten Purbalingga ke-4 Tahun 2026.
Lomba Mata Pelajaran (Mapel) IPA, IPS, dan Matematika jenjang SMP/MTs tingkat Kabupaten Purbalingga ke-4 Tahun 2026.

TABLOIDELEMEN.COM – Persaingan ketat mewarnai babak final Lomba Mata Pelajaran (Mapel) IPA, IPS, dan Matematika jenjang SMP/MTs tingkat Kabupaten Purbalingga ke-4 Tahun 2026.

Dalam ajang yang berlangsung di Aula SMK YPT 1 Purbalingga, Sabtu  14 Februari 2026 tersebut, tiga sekolah berhasil mengukuhkan posisi sebagai juara umum pada masing-masing bidang studi.

SMPN 4 Kutasari sukses mengamankan gelar juara umum untuk Mapel IPA.

Sementara itu, SMP Istiqomah Sambas menyabet predikat juara umum IPS, dan SMPN 1 Purbalingga membawa pulang trofi juara umum Matematika.

Menariknya, dominasi juara tidak hanya berpusat pada sekolah perkotaan, melainkan merambah hingga ke sekolah wilayah pinggiran.

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadindikbud) Purbalingga, Heru Sri Wibowo, memberikan apresiasi tinggi terhadap pencapaian para siswa.

Ia memandang kompetisi ini sebagai sarana strategis dalam memetakan kualitas pendidikan daerah.

Pihaknya menyambut baik pelaksanaan lomba mata pelajaran IPA, IPS, dan Matematika sebagai wadah membangun semangat berprestasi, sportivitas, dan daya saing peserta didik.

“Semoga kegiatan ini melahirkan generasi cerdas, berkarakter, serta mampu membawa nama baik Purbalingga,” kata Heru Sri Wibowo.

Animo peserta tahun ini menunjukkan lonjakan drastis hingga 250 persen.

Jika pada tahun 2025 hanya tercatat 627 peserta, kini sebanyak 1.679 siswa berkompetisi memperebutkan gelar terbaik.

Forum Komunikasi (Forkom) MGMP-BK SMP Kabupaten Purbalingga bekerja sama dengan Dindikbud Purbalingga sukses mengemas acara berskala besar ini.

Lomba Mata Pelajaran Purbalingga

Ketua I Panitia, Febri Prasetyo Adi menjelaskan bahwa sistem seleksi tahun ini memberikan peluang lebih luas bagi sekolah dan madrasah melalui dua tahapan utama, yakni penyisihan dan final.

Tahun ini pihaknya memberi kesempatan lebih luas kepada sekolah atau madrasah.

Satu tim atau per mata pelajaran dapat mendaftarkan dua sampai sepuluh siswa untuk mengikuti babak penyisihan sebagai seleksi awal panitia

Pada babak penyisihan daring Selasa 10 Februari 2026 sebanyak 74 sekolah yang terdiri atas 64 SMP dan 10 MTs mengirimkan perwakilan terbaik mereka.

“Sebanyak 424 murid terpilih kemudian melaju ke babak final untuk menyelesaikan soal-soal melalui sistem Learning Management System (LMS) Genza,” katanya.

Para finalis Mapel IPA harus menuntaskan 60 soal, peserta IPS 75 soal, dan Matematika 50 soal dalam durasi 120 menit.

Panitia menerapkan sistem penilaian ketat dengan skor +4 untuk jawaban benar, -1 untuk jawaban salah, dan nilai 0 bagi soal yang tidak terisi.

Berdasarkan hasil akhir, Refana Putri A dari SMPN 4 Kutasari meraih skor tertinggi 145 pada bidang IPA.

Pada bidang IPS, Jibril Omar K.R dari SMP Istiqomah Sambas memimpin dengan nilai 235.

Sedangkan kategori Matematika, Aisyah Novi A dari SMPN 5 Satu Atap Rembang mencatatkan nilai tertinggi 80.

Sebagai bentuk apresiasi, panitia menyerahkan piala, sertifikat, serta uang pembinaan dengan total jutaan rupiah.

Juara pertama setiap kategori membawa pulang uang tunai Rp1.000.000.

Selain itu, juara tim terbaik berhak mendapatkan piala bergilir Bupati Purbalingga sebagai simbol supremasi pendidikan di wilayah tersebut.

 

 

Pos terkait