TABLOIDELEMEN.com – Langkah jemput bola Unit Pengelolaan Pendapatan Daerah ini membuktikan komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan akses birokrasi yang cepat, transparan, dan terjangkau.
UPPD Samsat Pemalang sengaja memilih titik kumpul tersebut agar warga bisa menuntaskan kewajiban pajak sembari menjalankan aktivitas harian.
Mengenai lokasi operasional hari Senin, petugas menyiagakan armada pertama di area Balai Desa Banglarangan, Kecamatan Ampelgading.
Selanjutnya, unit kedua melayani wajib pajak di Balai Desa Pesantren, Kecamatan Ulujami.
Sedangkan armada ketiga beroperasi persis di depan Kantor Kecamatan Ulujami.
UPPD/ Samsat Pemalang menempatkan layanan bergerak ini guna mempermudah pemilik kendaraan tanpa perlu mengantre di kantor pusat Jalan Pemuda Nomor 49, Mulyoharjo.
Dengan menerjunkan tiga armada Samsat Keliling untuk melayani pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) warga wilayah timur dan utara Pemalang.
Seluruh titik layanan mulai buka pukul 08.00 hingga 12.00 WIB.
Syarat Berkas Pembayaran PKB
Wajib pajak yang ingin memanfaatkan fasilitas ini wajib menyiapkan sejumlah dokumen administratif pendukung.
Pemohon harus melampirkan STNK asli beserta fotokopi dan E-KTP asli yang datanya sesuai dengan identitas pemilik kendaraan.
Serta harus memastikan kendaraan tidak memiliki tunggakan pajak lebih dari satu tahun agar validasi data berjalan lancar.
Selain itu, warga sebaiknya membawa BPKB asli dan salinannya guna mengantisipasi verifikasi tambahan oleh petugas lapangan.
Membayar pajak tepat waktu mencerminkan kepatuhan warga terhadap peraturan negara.
Melalui program ini, UPPD Samsat Pemalang mendorong masyarakat agar makin taat menunaikan kewajiban mereka.
Petugas menjamin proses administrasi berlangsung cepat tanpa pungutan liar.
Perolehan pajak kendaraan ini berdampak langsung terhadap percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah Pemalang.
Maka dari itu, wajib pajak perlu mengoptimalkan layanan ini agar terhindar dari denda keterlambatan.

Bagi saya yang juga seorang ibu rumah tangga, menulis dapat dijadikan media terapi. Berbagi cerita, mengungkapkan emosi, meredakan stres, dan melepaskan kebosanan.
Baca update artikel lainnya di Google News



















