PEMALANG | TABLOIDELEMEN.com – Menjelang akhir pekan, pada hari Jumat, UPPD Samsat Pemalang tetap memberikan pelayanan maksimal kepada wajib pajak.
Program Samsat Keliling kali ini menjangkau wilayah Bodeh, Moga, dan Ulujami.
Perubahan durasi waktu menjadi perhatian penting bagi wajib pajak, mengingat hari Jumat memiliki jam operasional yang lebih singkat daripada hari biasanya.
Langkah ini merupakan strategi kepolisian untuk memastikan seluruh wilayah kabupaten mendapatkan porsi pelayanan yang merata.
Khusus hari Jumat, petugas melayani wajib pajak mulai pukul 08.00 hingga pukul 11.00 WIB saja.
Lokasi armada terbagi menjadi tiga titik, yaitu Balai Desa Jatiroyom Kecamatan Bodeh, kawasan Alun-alun Moga, dan Kantor Kecamatan Ulujami.
Durasi yang singkat ini menuntut wajib pajak agar datang lebih awal guna menghindari antrean.
UPPD/Samsat Kabupaten Pemalang berkomitmen menyelesaikan setiap pemohonan secara cepat agar wajib pajak dapat kembali beraktivitas sebelum waktu ibadah tiba.
Persyaratan yang harus wajib pajak bawa tetap sama seperti hari lainnya.
Dokumen krusial meliputi STNK asli dan E-KTP asli pemilik kendaraan.
Identitas pada kartu penduduk wajib selaras dengan identitas pada surat kendaraan.
Selain itu, pastikan semua kewajiban pajak tahun-tahun sebelumnya telah terbayar lunas.
Pelayanan keliling ini sangat membantu bagi mereka yang tidak memiliki waktu luang untuk pergi ke kantor pusat di Jalan Pemuda Nomor 49, Mulyoharjo.
Ketaatan wajib pajak dalam membayar pajak merupakan kunci sukses pembangunan di Kabupaten Pemalang.
Pihak Samsat terus mengajak wajib pajak untuk peduli terhadap masa berlaku dokumen kendaraan.
Membawa BPKB asli saat mengurus pajak juga sangat petugas sarankan sebagai langkah antisipatif.
Melalui layanan jemput bola di Bodeh, Moga, dan Ulujami, pemerintah berharap tidak ada lagi alasan bagi wajib pajak untuk menunggak pajak.
Kepemilikan dokumen yang lengkap juga memberikan perlindungan hukum yang kuat bagi pengemudi selama berada di jalanan umum.

Bagi saya yang juga seorang ibu rumah tangga, menulis dapat dijadikan media terapi. Berbagi cerita, mengungkapkan emosi, meredakan stres, dan melepaskan kebosanan.
Baca update artikel lainnya di Google News














