Ratusan Warga Kawal Tri Hartoyo Daftar Pilkades Majasem 2026

Tri Hartoyo resmi mendaftar Bakal Calon Kades Majasem 2026 bersama ribuan warga guna mewujudkan pelayanan publik transparan dan sejahtera.
Tri Hartoyo resmi mendaftar Bakal Calon Kades Majasem 2026 bersama ribuan warga guna mewujudkan pelayanan publik transparan dan sejahtera.

TABLOIDELEMEN.COM – Tri Hartoyo resmi mendaftar menjadi Bakal Calon Kepala Desa Majasem dalam Pemilihan Kepala Desa tahun 2026.

Bersama ratusan masyarakat pendukung, Tri Hartoyo menyerahkan formulir berkas pencalonan pada Rabu, 7 Oktober 2026.

“Alhamdullilah kami sudah menyerahkan berkas kepada panitia Pilkades. Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, kami meneguhkan niat untuk mengabdi demi kemajuan masyarakat Desa Majasem,” katanya.

Bacaan Lainnya

Pria ini membawa visi utama mewujudkan perubahan, kemajuan, serta kesejahteraan rakyat.

“Kami mengusung slogan melayani dengan hati dan bekerja dengan nyata ini menyiapkan program pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal,” tegasnya.

Peningkatan Layanan Publik dan Transparansi Tata Kelola Desa

Tri Hartoyo berfokus pada peningkatan mutu pelayanan publik yang cepat, jujur, serta transparan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Aparatur desa siap memangkas birokrasi berbelit agar warga memperoleh kemudahan akses layanan administratif secara adil.

Prinsip keterbukaan informasi publik menjadi fondasi penting dalam mengoperasikan tata kelola pemerintahan desa yang bersih.

Jajaran perangkat desa bekerja penuh keikhlasan demi kenyamanan masyarakat melalui pendekatan pelayanan dari hati.

“Nantinya akan menciptakan iklim pemerintahan desa yang responsif serta akuntabel,” katanya.

Program Pemberdayaan Tanah Bengkok dan Pembangunan Infrastruktur

Mantan Kepala Desa Majasem, Sangudi, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah nyata calon kades tersebut.

Dukungan tokoh masyarakat Dusun 3 RT 18 RW 08 ini memperkokoh optimisme warga menyambut kemajuan desa.

Sangudi membeberkan program Tri Hartoyo yang mengalokasikan hasil tanah bengkok pribadi demi mendukung kesejahteraan warga secara merata.

Setiap Rukun Tetangga dari total 18 RT menerima garapan tanah bengkok seluas 100 ubin dari penghasilan kades selama menjabat.

“Sangat bagus, ini bertujuan meningkatkan pendapatan masyarakat serta memperkuat kemandirian ekonomi keluarga,” katanya.

Kelompok pemuda desa memperoleh alokasi kas dari pengolahan tanah bengkok seluas 100 ubin guna memicu kegiatan kreatif dan wirausaha.

Sektor keagamaan juga menjadi pilar utama melalui alokasi kas untuk Muslimat, Fatayat, Ansor, Banser, serta perawatan dua unit masjid.

“Pembangunan infrastruktur berjalan secara adil berdasarkan skala prioritas kebutuhan warga di setiap wilayah,” tegasnya.

Lembaga Masyarakat Desa turut menerima operasional dari tanah bengkok 100 ubin.

“Komitmen ini menegaskan tekad Tri Hartoyo mengabdi sepenuh hati demi kesejahteraan seluruh masyarakat,” katanya.