TABLOIDELEMEN.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga secara resmi melarang penggunaan kembang api dan petasan selama perayaan menyambut tahun baru 2026.
Sekretaris Daerah Kabupaten Purbalingga, Herni Sulasti, menandatangani Surat Edaran Nomor 100/24471 Tahun 2025 yang memuat instruksi tersebut atas nama Bupati Purbalingga.
“Langkah ini merupakan upaya pemerintah daerah dalam menjaga keamanan, ketertiban umum, serta keselamatan masyarakat di seluruh wilayah Purbalingga,” tulisnya tertanggal 29 Desember 2025.
Pemerintah mengambil keputusan ini sebagai bentuk empati dan solidaritas terhadap musibah yang sedang menimpa warga di wilayah Sumatera.
Melalui surat tersebut, Herni Sulasti mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk merayakan momentum pergantian tahun secara sederhana.
Ia menekankan pentingnya menumbuhkan kepedulian sosial daripada menggelar pesta pora yang berlebihan di tengah kedukaan saudara sebangsa.
“Larangan ini mencakup aktivitas menggunakan, menyalakan, menyimpan, hingga memperjualbelikan segala jenis petasan maupun kembang api,” katanya.
Menurutnya, Pemkab Purbalingga menilai bahwa tindakan preventif ini sangat krusial guna mencegah potensi kebakaran, kecelakaan, maupun gangguan keselamatan lainnya.
“Selain itu, kebijakan ini bertujuan memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif,” katanya.
Menindaklanjuti aturan tersebut, Sekretaris Daerah menginstruksikan para Camat agar segera mensosialisasikan kebijakan ini secara masif kepada masyarakat di wilayah masing-masing.
Pemkab Purbalingga juga menjalin koordinasi ketat dengan unsur TNI, POLRI, dan perangkat daerah terkait untuk mengawasi sekaligus menegakkan ketertiban di lapangan.
Herni Sulasti berharap para tokoh agama, tokoh pemuda, dan perangkat desa berperan aktif memberikan pemahaman kepada warga.
Kolaborasi seluruh elemen ini bertujuan menciptakan suasana perayaan tahun baru yang aman, tertib, dan nyaman bagi semua pihak.
“Dengan kepatuhan masyarakat, pemerintah optimis transisi menuju tahun 2026 di Kabupaten Purbalingga akan berlangsung secara khidmat tanpa gangguan keamanan yang berarti,” katanya.

Satu di antara cara untuk mendapatkan hasil menulis yang maksimal adalah dengan melihatnya sebagai sebuah petualangan.
Hanya dengan berpetualangan, saya mengetahui dan menemukan keberagaman materi tulisan.
Baca update artikel lainnya di Google News















