TABLOIDELEMEN.COM – Personel Polres Purbalingga menggelar Latihan Penanggulangan Massa Anarkis dalam rangka Operasi Aman Desa 2026 di Lapangan Kelurahan Kalikabong, Rabu 14 Oktober2026.
Langkah ini memantapkan kesiapan aparat mengamankan seluruh tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahun 2026.
Kepolisian merancang simulasi terpadu bersama aparat TNI, Dinas Perhubungan, dan Satlinmas.
Proses pengamanan mencakup masa pendaftaran, kampanye, hingga pemungutan suara.
Pengorganisasi latihan memperagakan skenario ketidakpuasan sekelompok pihak atas hasil penghitungan suara.
Pihak tersebut kemudian mengumpulkan ratusan massa guna melancarkan aksi unjuk rasa.
Kesiapan Pasukan Hadapi Unjuk Rasa Anarkis Pilkades 2026
Petugas mengantisipasi potensi kericuhan dengan menerjunkan Peleton Negosiator, Dalmas Awal, Dalmas Lanjut, kendaraan Water Cannon, serta Tim Pengurai Massa (Raimas).
Pada tahap awal, Tim Negosiator menemui pengunjuk rasa dan mengarahkan perwakilan massa menuju Panitia Pengawas (Panwas).
Namun demikian, penjelasan Panwas gagal meredakan amarah pengunjuk rasa.
Massa yang bertambah banyak mulai melakukan tindakan brutal dengan melempar berbagai benda ke arah aparat.
Situasi memanas mendesak Peleton Dalmas Lanjut bersenjata tameng, helm, dan pelindung tubuh mengambil alih kendali.
Petugas menyemprotkan air bertekanan tinggi dari kendaraan Water Cannon guna memecah konsentrasi massa aksi.
Eskalasi anarkisme membuat kepolisian bertindak tegas dengan menerjunkan Tim Raimas bersepeda motor.
Polisi menembakkan gas air mata hingga akhirnya massa membubarkan diri meninggalkan lokasi unjuk rasa.
Wakapolres Purbalingga Kompol Agus Amjat Purnomo memimpin langsung jalannya latihan peragaan tersebut.
“Kegiatan latihan berlangsung di Lapangan Kalikabong dengan melibatkan 565 personel, sebagai simulasi kesiapan pengamanan seluruh tahapan Pilkades 2026,” katanya.
Latihan ini memberikan gambaran riil pengamanan untuk 184 desa peserta Pilkades di Kabupaten Purbalingga.
Kepolisian menerjunkan 736 personel kepolisian serta gabungan kekuatan 1.205 personel tambahan, termasuk dukungan BKO Brimob.
“Kami dari Polres Purbalingga selalu berharap yang terbaik untuk Kabupaten Purbalingga, namun kami siap untuk hal-hal terburuk yang mungkin terjadi,” pungkasnya.

Awali dengan kepedulian, niscaya akan menjadi gagasan dalam menulis.
Baca update artikel lainnya di Google Berita




















