Ketangguhan Sang Penjaga Gawang
Memasuki babak tos-tosan, kedua kesebelasan menunjukkan kualitas eksekutor yang mumpuni.
Ketegangan memuncak saat penendang Persak, Wisnu Nugroho, maju sebagai eksekutor.
Penjaga gawang Persibangga, Aldiano Sefiola, tampil sebagai pahlawan setelah sukses menepis sepakan Wisnu.
Sebaliknya, striker Persibangga Rizky Fauzan mampu menjalankan tugasnya dengan sempurna sebagai penendang terakhir sekaligus mengunci kemenangan tim.
Ribuan suporter yang memadati tribun langsung menyambut kemenangan ini dengan sorak-sorai meriah.
Kapten Persibangga, Andre Putra, mempersembahkan keberhasilan ini bagi seluruh elemen pendukung.
“Kemenangan tersebut kami persembahkan untuk supporter dan seluruh warga Purbalingga,” ungkap Andre Putra
Fokus Menuju Putaran Nasional
Pelatih Persibangga, Imran Amirullah, menganggap gelar juara ini sebagai kado spesial bagi masyarakat Purbalingga.
Meski merayakan prestasi tersebut, ia meminta anak asuhnya segera mengalihkan fokus untuk menghadapi tantangan yang lebih besar.
“Kemenangan tersebut menjadi bonus untuk masyarakat Purbalingga. Kendati demikian para pemain harus kembali fokus untuk berlaga di Liga 4 Nasional tahun 2025/2026,” tutur Imran.
Keberhasilan ini juga mendapat apresiasi langsung dari Bupati Purbalingga, Fahmi Muhammad Hanif, serta Wakil Bupati Dimas Prasetyahani yang hadir di stadion.
Keduanya tampak berbaur bersama ribuan pendukung untuk merayakan kejayaan Laskar Jenderal Soedirman.
Pihak manajemen kini bersiap melakukan evaluasi guna memperkuat komposisi tim sebelum melangkah ke putaran nasional.

Tulislah seolah-olah sedang berbicara kepada teman baik. Jangan takut untuk berbeda. Itulah yang membuat tulisan menjadi istimewa. GoogleNews
















