Mendikbud Ristek Nadiem Makarim: Ini 3 Transformasi Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri

Mendikbud Ristek Nadiem Makarim
Mendikbud Ristek Nadiem Makarim

TABLOIDELEMEN.com – Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Makarim resmi meluncurkan Merdeka Belajar Episode ke-22: Transformasi Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri

Tentunya, Nadiem berharap ada arah baru pada seleksi masuk PTN.

Salah satunya pada seleksi penerimaan mahasiswa baru untuk tahun depan. Dijelaskan, transformasi seleksi masuk PTN itu dengan lima prinsip, yakni:

Bacaan Lainnya
  1. Mendorong pembelajaran yang menyeluruh
  2. Lebih berfokus pada kemampuan penalaran
  3. Lebih inklusif dan lebih mengakomodasi keragaman peserta didik
  4. Lebih transparan Baca juga: Ini Alasan Nadiem Hapus Tes Kemampuan Akademik di UTBK SBMPTN 2023
  5. Lebih terintegrasi dengan mencakup bukan hanya program sarjana, tetapi juga D3 dan D4 atau sarjana terapan Transformasi seleksi masuk perguruan tinggi negeri

Selain itu, Nadiem juga menjelaskan ada 3 transformasi pada seleksi masuk PTN, yaitu seleksi nasional berdasarkan prestasi, seleksi nasional berdasarkan tes, dan seleksi secara mandiri oleh PTN.

Transformasi seleksi masuk PTN yang lebih adil diharapkan mendorong perbaikan iklim pembelajaran di pendidikan menengah sehingga menghasilkan calon mahasiswa yang semakin kompeten.

Seleksi nasional berdasarkan prestasi Pemeringkatan berdasarkan:

  1. minimal 50 persen rata-rata nilai rapor seluruh mata pelajaran
  2. maksimal 50 persen komponen penggali minat & bakat: nilai rapor maksimal 2 mata pelajaran pendukung program studi dan/atau prestasi dan/atau portofolio (untuk program studi seni dan olahraga)

Seleksi nasional berdasarkan tes Tes skolastik (tanpa tes mata pelajaran), yang mengukur:

  1. potensi kognitif
  2. penalaran matematika
  3. literasi dalam bahasa Indonesia
  4. literasi dalam bahasa Inggris

Seleksi secara mandiri oleh PTN

  1. Regulasi terkait transparansi dan akuntabilitas dijabarkan secara spesifik
  2. Masyarakat didorong untuk ikut mengawasi proses pelaksanaan seleksi mandiri oleh PTN

 

 

 

Tinggalkan Balasan