Kehangatan Bunda PAUD Purbalingga Syahzani Fahmi Menyemai Karakter di PAUD Mutiara Hati Kaligondang

Bunda PAUD Syahzani Fahmi saat kunjungan perdana bertajuk "Tebar Cinta Bunda PAUD” di KB Mutiara Hati Kaligondang, Senin 4 Mei 2026
Bunda PAUD Syahzani Fahmi saat kunjungan perdana bertajuk "Tebar Cinta Bunda PAUD” di KB Mutiara Hati Kaligondang, Senin 4 Mei 2026

TABLOIDELEMEN.com – Pagi itu, suasana Kelompok Bermain (KB) Mutiara Hati Kaligondang mendadak riuh oleh tawa mungil.

Syahzani Fahmi M Hanif melangkah masuk membawa aura kehangatan yang segera mencairkan suasana.

Istri Bupati Purbalingga ini memulai kunjungan perdana bertajuk “Tebar Cinta Bunda PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini)” dengan sapaan akrab yang memancing rasa ingin tahu anak-anak.

“Ada yang sudah kenal dengan saya?” tanya Syahzani lembut.

“Ibu Bupati!” seru seorang anak dengan suara lantang, yang kemudian bersambut jawaban kompak menyebut nama sang bupati, Pak Fahmi.

Bacaan Lainnya
Milo

Momen tersebut mengawali rangkaian peringatan Hari Pendidikan Nasional di Purbalingga.

Syahzani tidak sekadar hadir sebagai tamu resmi, namun memosisikan diri sebagai sosok ibu bagi para peserta didik.

Ia membagikan hadiah bagi mereka yang berani menjawab pertanyaan, menyalurkan makanan tambahan bergizi.

Serta mengajarkan cara menyikat gigi dan mencuci tangan yang benar.

Kegiatan ini menyimpan misi mendalam: menanamkan karakter sejak usia dini.

Melalui pendekatan komunikatif, Syahzani berusaha membentuk mental dan kebiasaan positif pada anak-anak.

Ia percaya bahwa pondasi akhlak bermula dari interaksi yang penuh kasih sayang.

“Pendidikan karakter bukan hanya menjadi tanggung jawab sekolah, namun juga butuh keterlibatan orang tua dan lingkungan sekitarnya,” tegas Syahzanim, Senin 4 Mei 2026.

Lebih lanjut, ia mendorong seluruh elemen masyarakat menyukseskan program wajib belajar 13 tahun.

Satu tahun masa prasekolah merupakan langkah krusial sebelum anak menapaki jenjang pendidikan lebih tinggi.

Bagi Syahzani, PAUD berperan lebih dari sekadar tempat bermain.

Lembaga ini menjadi kawah candradimuka untuk mempersiapkan mental serta akhlak mulia generasi mendatang.

Apresiasi mengalir bagi seluruh pihak yang membantu kelancaran program ini.

Setelah Kaligondang, Syahzani akan melanjutkan pengabdiannya ke lima kecamatan lain, termasuk Karangmoncol, Kalimanah, Kutasari, Bojongsari, hingga wilayah Kota Purbalingga.

Langkah besar ini harapanya mampu mencetak pemimpin masa depan yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki nurani yang bersih.

 

 

 

Pos terkait

Milo