Kabupaten Banyumas Siap Jadi Pusat Pendidikan Jawa Tengah, Target Strategis RKPD 2027

SMA Islam Teladan Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto. Sumber Foto: smaitalirsyadpwt.sch.id
SMA Islam Teladan Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto. Sumber Foto: smaitalirsyadpwt.sch.id

TABLOIDELEMEN.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas memproyeksikan untuk bertransformasi menjadi pusat pendidikan unggulan,.

Khususnya bagi masyarakat di bagian selatan dan barat Provinsi Jawa Tengah.

Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, menjelaskan bahwa saat ini wilayahnya telah menunjukkan posisi tawar yang kuat sebagai destinasi studi.

Keberadaan sejumlah perguruan tinggi besar menjadi modal utama dalam menarik minat pelajar dari berbagai penjuru tanah air.

Melalui perencanaan yang matang, pemerintah daerah tengah merancang pembangunan sekolah terintegrasi yang mencakup jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas dalam satu kawasan.

Bacaan Lainnya
Promo Cleo 1 Liter

Selain jalur pendidikan formal, Banyumas menjajaki peluang sebagai lokasi pusat pendidikan dan pelatihan bagi aparatur Kejaksaan.

Fasilitas ini memiliki potensi untuk menampung ratusan peserta pelatihan setiap tahunnya.

Kehadiran lembaga tersebut akan menggerakkan roda ekonomi lokal secara signifikan melalui sektor jasa, kuliner, dan akomodasi di sekitar lokasi kegiatan.

Bupati Sadewo menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan daerah memerlukan kolaborasi luas.

“Oleh karena itu perlu partisipasi aktif seluruh pemangku kepentingan agar pembangunan Banyumas dapat berjalan lebih cepat dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.

Menurutnya, keterlibatan pihak swasta dan masyarakat menjadi kunci akselerasi visi daerah tersebut.

Pemerintah menempatkan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 sebagai fondasi kuat untuk mencapai kesejahteraan rakyat.

Melalui dokumen perencanaan tersebut, Banyumas berambisi mensinergikan arus investasi dengan kualitas sumber daya manusia.

“Kami menaruh harapan besar pada penyusunan RKPD 2027 sebagai momentum percepatan investasi sekaligus penguatan status daerah sebagai kota Pendidikan,” tutup Sadewo.

 

 

Pos terkait