Jemaah Aboge Onje Laksanakan Salat Idulfitri Bersama Pemerintah, Berdasarkan Tradisi Perhitungan Kalender Aboge

Jemaah Islam Alif Rebo Wage (Aboge) memenuhi Masjid R Sayid Kuning di Desa Onje, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga, untuk menunaikan Salat Idulfitri, Sabtu 21 Maret 2026.
Jemaah Islam Alif Rebo Wage (Aboge) memenuhi Masjid R Sayid Kuning di Desa Onje, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga, untuk menunaikan Salat Idulfitri, Sabtu 21 Maret 2026.

Menjaga Warisan Leluhur

Menurutnya, mekanisme perhitungan ini merupakan bagian dari siklus delapan tahun atau satu windu yang terdiri atas tahun Alif, Ha, Jim Awal, Za/Je, Dal, Ba/Be, Wawu, dan Jim Akhir.

Setiap tahun memiliki hari dan pasaran pembuka yang unik, seperti Hengadpon untuk tahun Ha atau Wanenwon untuk tahun Wawu.

Kepala Desa Onje, Mugi Ari Purnomo membenarkan, bahwa pelaksanaan lebaran komunitas Aboge tahun ini tidak memiliki perbedaan waktu dengan masyarakat umum.

Kesamaan ini memberikan nuansa kebersamaan yang lebih kental di tengah masyarakat Desa Onje.

“Sebelumnya Jemaah Islam Aboge Kabupaten Purbalingga menetapkan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026,” kata Mugi.

Bacaan Lainnya
Promo Cleo 1 Liter

Setelah merampungkan prosesi ibadah di masjid bersejarah tersebut, para jemaah melanjutkan kegiatan dengan tradisi halalbihalal.

Mereka saling berjabat tangan dan menguatkan tali silaturahmi, menjaga harmoni antara keyakinan spiritual dan kearifan lokal yang telah terjaga selama berabad-abad di tanah Purbalingga.

 

 

Pos terkait