Ini Niat Salat Taubat Nasuha dan Apa yang Harus Dilakukan Agar Taubat Diterima

Salat taubat nasuha
Salat taubat nasuha

Dasar Salat taubat nasuha ini pada kesepakatan empat mahzab yang berdasarkan hadis yang menguatkan surat Ali Imran ayat 135.

Mengutip HR. Tirmidzi no. 406, Abu Daud no. 1521, Ibnu Majah no. 1395, dikutip dari Abu Bakr Ash Shiddiq, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

« مَا مِنْ عَبْدٍ يُذْنِبُ ذَنْبًا فَيُحْسِنُ الطُّهُورَ ثُمَّ يَقُومُ فَيُصَلِّى رَكْعَتَيْنِ ثُمَّ يَسْتَغْفِرُ اللَّهَ إِلاَّ غَفَرَ اللَّهُ لَهُ ». ثُمَّ قَرَأَ هَذِهِ الآيَةَ (وَالَّذِينَ إِذَا فَعَلُوا فَاحِشَةً أَوْ ظَلَمُوا أَنْفُسَهُمْ ذَكَرُوا اللَّهَ) إِلَى آخِرِ الآيَةِ

Bacaan Lainnya

Artinya: Tidaklah seorang hamba melakukan dosa kemudian ia bersuci dengan baik, kemudian berdiri untuk melakukan shalat dua raka’at kemudian meminta ampun kepada Allah, kecuali Allah akan mengampuninya.

Kemudian Rasulullah membaca ayat ini (surat Ali Imran ayat 135), Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka

Dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui.

Niat Salat taubat nasuha,

Salat taubat nasuha ini adalah Salat dua rakaat yang tidak terikat waktu. Artinya, waktu pelaksanaan Salat taubat nasuha bisa kapanpun.

Bahkan dikatakan dalah sebuah hadis bahwa Salat taubat nasuha ini harus segera dilakukan jika seseorang berbuat dosa. Sehingga taubatnya itu wajib, yaitu wajib segera dilakukan.

Salat taubat dua rakaat dilakukan sesegera mungkin saat seorang hamba menyadari kesalahannya.

Syarat melakukan Salat taubat nasuha adalah menyesali dosa yang telah dilakukan, menghindari dosa saat ini dan bertekad untuk tidak melakukannya di masa yang akan datang.

Niat Salat taubat nasuha sebenarnya tidak ada niat khusus. Hanya perlu diniatkan dalam hati tanpa perlu mengucapkannya.

Namun menurut Nahdhatul Ulama, ada niat yang perlu dibaca sebelum melaksanakan Salat taubat nasuha 2 rakaat.

أُصَلِّي سُنَّةَ التَّوْبَةِ

Ushallî sunnatat taubati rak’ataini mustakbilal kiblati, adaan lillahita’ala

Arti: Saya berniat shalat sunnah taubat dua rakaat menghadap kiblat, sendirian, karena Allah ta’ala

Urutan Salat taubatan nasuha sendiri sama seperti Salat dua rakaat lainnya. Setiap rakaat membaca surat al fatihah dan surat pendek.

Setelah menyelesaikan shalat dua rakaat taubat nasuha, kemudian dilanjutkan dengan membaca istighfar. Contoh bacaan istighfar yang dapat dibaca adalah astaghfirullah wa atuubu ilaih.

Niat Salat taubat nasuha dapat hanya berupa niat melakukan Salat di dalam hati maupun diucapkan dengan lirih. Yang pasti harus disertai kesungguhan tidak akan mengulang dosa yang sama

 

 

Tinggalkan Balasan