kopi 2

Ini Alasan Jangan Minum Kopi Usai Bangun Tidur

Aroma kopi yang hadir saat pagi hari memang membangkitkan semangat, tapi bukan berarti bisa langsung minum kopi usai bangun tidur.

Baca Juga: Purbalingga Bakal Punya Destinasi Wisata Agro Alas Kopi di Desa Cendana

Cara seperti ini justru akan membahayakan kesehatan.

Sejumlah orang percaya minum kopi bisa meningkatkan semangat dan konsentrasi untuk bekerja.

Baca Juga: Bupati Dyah Hayuning Pratiwi: Kembalikan Kejayaan Kopi Purbalingga dan Hilangkan Rokok Ilegal

Untuk mendapatkan manfaat ekstrak dari kopi, bukan hanya jenis dan cara penyeduhan kopi saja yang penting, tetapi juga waktu konsumsinya.

Mayo Clinic merilis studi yang menunjukkan beberapa manfaat minum kopi. Antara lain: mencegah depresi menurunkan risiko diabetes tipe 2, dan mengurangi risiko kanker hati serta mencegah Parkinson,

Minum kopi yang tentunya mengandung kafein sebaiknya  ada penyesuaian dengan ritme sirkadian.

Ritme sirkadian adalah jam biologis yang mengatur kapan saat tidur, makan, sampai mengendalikan hormon stres (kortisol).

Kortisol dapat mengubah cadangan energi menjadi glukosa. Hal itu akan meningkatkan kewaspadaan atau konsentrasi.

Sedangkan saat tidak ada kortisol, tubuh jadi mengantuk atau tidak konsentrasi. Namun, minum kopi saat tubuh mengeluarkan kortisol berarti melipatgandakan stres.

Minum kopi saat otak sudah melepaskan banyak kortisol bisa berdampak stres.  Sebaliknya, jika minum kopi  ketika kadar kortisol sedang rendah. Hasilnya Anda bisa mengerjakan sesuatu tanpa gelisah.

Untuk kebanyakan orang yang bangun sekitar pukul 06.00 pagi, kadar kortisol naik pada pukul: 08.00-09.00 pagi 12.00-13.00 siang 17.30-18.30 sore

Dengan mempertimbangkan siklus tersebut, Anda perlu minum kopi saat level kortisol dalam tubuh sedang rendah, yakni: 09.30-11.30 siang 13.30-17.00 sore

 

 

Tinggalkan Balasan