TABLOIDELEMEN.com – Ghaly Putra Hengkara, siswa SMA Negeri 1 Bukateja, sukses memenangi gelar Kakang Duta Wisata Purbalingga 2026.
Sementara itu, posisi Mbekayu Purbalingga 2026 menjadi milik Yasmin Naafi Rasifa A dari SMA Negeri 1 Bobotsari.
Sepasang anak muda berprestasi ini memenangi kompetisi saat malam Grand Final bertempat pada Erhanesia Convention Center, Minggu 28 Juni 2026.
Keberhasilan tersebut mengantarkan keduanya mengemban amanah baru sebagai wajah pariwisata daerah menuju ajang Mas dan Mbak Jawa Tengah 2026.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Instansi Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Purbalingga, Tri Gunawan Setiadi, menerangkan bahwa animo tinggi peserta menunjukkan peningkatan minat generasi muda terhadap sektor kepariwisataan.
Tercatat 90 pendaftar meramaikan kompetisi, lalu 80 peserta melangkah ke tahap ujian tertulis serta wawancara.
Agenda penyaringan awal berlangsung pada Sasana Krida Perwira GOR Goentoer Darjono awal Juni lalu.
Para pendaftar mencakup 39 pemuda dan 41 pemudi. Mayoritas berstatus pelajar SMA/SMK sebanyak 60 orang, mahasiswa 14 orang, serta enam perwakilan masyarakat umum.
“Pengemasan seluruh rangkaian kegiatan bertujuan agar Kakang Mbekayu tidak hanya memiliki penampilan yang baik, tetapi juga cerdas, dan berintegritas,” kata Tri Gunawan.
Melalui seleksi ketat, panitia menyaring 20 finalis untuk menjalani pembekalan intensif.
Materi pembekalan meliputi pemeriksaan kesehatan, tes bebas narkoba dan kemampuan berbicara public.
Serta, pengetahuan kepariwisataan, kepemimpinan, kelas kecantikan, pembuatan konten, hingga unjuk bakat.
Seluruh finalis mengemban tugas membuat video kreatif media sosial guna mengenalkan potensi wisata, kuliner, dan ekonomi kreatif lokal.
“Kepada seluruh peserta kita tanamkan memiliki jiwa kepemimpinan, mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, dan siap menjadi duta wisata Kabupaten Purbalingga,” pungkasnya.
Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif menaruh harapan besar agar para pemenang mampu menjadi motor penggerak promosi pariwisata masa kini.
“Selain itu kami berharap Kakang Mbekayu Duta Wisata Purbalingga mampu membawa nama baik Purbalingga sekaligus berprestasi pada tingkat provinsi,” ucap Fahmi.

Menulis itu tentang mau atau tidak. Saya meyakini hambatan menulis bukan karena tidak bisa menulis, tetapi karena merasa tidak bisa menulis dengan baik
Baca update artikel lainnya di Google Berita







