covid

Ditemukan Positif Covid-19 di SMP Negeri 3 Mrebet Setelah SMP Negeri 4 Mrebet. Klaster Pelajar di Purbalingga

Jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Purbalingga sedang menyiapkan sarana dan prasarana agar lolos verifikasi tim gugus covid untuk ujicoba Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas.

Namun, kini pihak sekolah harus sementara menelan pil pahit. Hal ini menyusul adanya ledakan kasus positif kalangan pelajar. Hasil tes rapid antigen, lebih dari 60 peserta didik SMP N 3 Mrebet dinyatakan positif. Sehari sebelumnya, SMP N 4 Mrebet diketahui ada 90 peserta didik yang positif.

Kepala Sekolah SMP Negeri 3 Mrebet Purbalingga, Septi Winarni menuturkan, rapid antigen itu dilakukan guna menyiapkan ujicoba PTM terbatas. Tetapi, hasil rapid antigen yang dilakukan kepada siswa dan pengajar di SMP Negeri 3 Mrebet Purbalingga, menunjukkan 61 siswanya positif Covid 19

“Rapid antigen dilakukan pada 392 siswa dan 37 orang Guru serta Karyawan. Hasilnya menunjukan ada 61 orang siswa yang positif Covid 19. Sementara untuk guru dan karyawan semua negative,” tuturnya.

Ia menjelaskan, pihaknya segera melakukan rapat untuk menentukan langkah penanganan selanjutnya. Berdasar kordinasi dengan Forkompincam, disarankan untuk melakukan isolasi terpusat.

“Tadi Pak Camat menyarankan untuk seluruh siswa yang positif agar dilakukan isolasi terpusat di sekolah. Saran itu akan menjadi pertimbangan saat rapat nanti bersama segenap dewan guru,” kata dia.

Diberitakan sebelumnya, Pemkab Purbalingga berencana akan melaksanakan PTM mulai pekan ini. Hal itu menyusul turunnya PPKM dari level 4 ke level 3. Sejumlah sekolah telah mempersiapkan persyaratan untuk bisa menyelenggarakan. Namun, melihat ledakan kasus ini rencana tesebut harus ditunda.

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan