Daihatsu Pastikan Layanan Konsumen Tetap Berjalan Walau Banyak Outlet yang Tutup

Daihatsu Pastikan Layanan Konsumen Tetap Berjalan Walau Banyak Outlet yang Tutup
Daihatsu Pastikan Layanan Konsumen Tetap Berjalan Walau Banyak Outlet yang Tutup

TABLOIDELEMEN.com – PT Astra Daihatsu Motor (ADM) memberi perhatian khusus atas isu penutupan sejumlah outlet resmi mereka pada awal Juni.

Merespons kekhawatiran publik, Marketing & Customer Relations Division Head PT Astra International Tbk – Daihatsu Sales Operation (AI DSO), Tri Mulyono, menegaskan bahwa jaringan nasional mereka masih berjalan normal.

Saat ini, Daihatsu memayungi 23 grup dealer pada berbagai wilayah Indonesia.

Oleh karena itu, kebijakan satu grup tidak memengaruhi jaringan penjualan secara menyeluruh.

Penutupan tersebut murni merupakan langkah bisnis dari satu manajemen mitra saja.

Bacaan Lainnya
Milo

“Penutupan tersebut bukan terjadi secara masif di jaringan nasional, melainkan berasal dari keputusan bisnis oleh satu grup dealer yang mengelola sejumlah outlet sekaligus,” kata Tri Mulyono.

Tri Mulyono mengonfirmasi bahwa langkah operasional ini berimbas pada 11 outlet resmi milik satu grup dealer tersebut.

Adapun sebaran areanya mencakup enam outlet wilayah DKI Jakarta dan lima outlet wilayah Jawa Timur.

Meski ada pengurangan, manajemen menjamin masyarakat sekitar tetap bisa mengakses fasilitas alternatif.

“Meski demikian, perusahaan memastikan seluruh pelanggan dari outlet tersebut tetap dapat memperoleh layanan melalui dealer resmi Daihatsu lainnya yang berada di lokasi terdekat,” ujarnya.

Pihak agen pemegang merek (APM) menghargai penuh pertimbangan komersial dari mitra mereka. Walau begitu, fokus utama perusahaan saat ini tertuju pada pemenuhan hak-hak pemilik kendaraan, seperti perawatan berkala, perbaikan, hingga klaim garansi produk.

“Ya mungkin saya luruskan juga bahwa sebenarnya yang menutup itu satu dealer. Bukan 11. Tapi satu dealer itu memiliki 11 outlet resmi dari Daihatsu. Nah, cuman yang menjadi fokus kami bersama juga dari APM adalah bagaimana keberlanjutan dari layanan yang diterima oleh pelanggannya,” tutur Tri Mulyono.

 

 

 

 

 

 

Pos terkait

Milo