Bupati Fahmi Lantik Enam Pejabat Eselon II Pemerintah Purbalingga

Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif resmi melantik enam Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama guna memperkuat jajaran birokrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Purbalingga.
Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif resmi melantik enam Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama guna memperkuat jajaran birokrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

TABLOIDELEMEN.com – Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif resmi melantik enam Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama guna memperkuat jajaran birokrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

Prosesi pengambilan sumpah jabatan ini berlangsung khidmat di Pendapa Dipokusumo, Jumat 2 Januari 2026 bersamaan dengan penyerahan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) SKPD Tahun Anggaran 2026.

Formasi pejabat baru ini mencakup lima figur hasil seleksi terbuka dan kompetitif serta satu pejabat melalui mekanisme mutasi.

Yakni, Nugroho Priyo Pratomo kini mengemban amanah sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida).

Sementara Imam Khasbulah menjabat Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakeuda).

Bacaan Lainnya

Lalu, Dwi Mulyatno resmi memimpin Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).

Sedangkan, Heru Sri Wibowo Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud).

Serta, Drajat Uji Wakhyono masing-masing mengisi posisi serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR).

Melengkapi formasi tersebut, Pandi menduduki jabatan Staf Ahli Bidang Administrasi Umum dan SDM melalui mekanisme mutasi.

Selain pelantikan, Bupati juga menyerahkan Surat Keputusan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinperinaker kepada Mukodam.

Dalam arahannya, Bupati Fahmi menegaskan bahwa tantangan pembangunan daerah yang kian kompleks menuntut performa pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang jauh lebih efektif dan berorientasi hasil.

Ia mengingatkan bahwa keberhasilan pemerintah daerah sangat bergantung pada optimalisasi kerja setiap instansi dalam mengeksekusi berbagai program prioritas.

“Pekerjaan rumah kita masih banyak. Saya menuntut perbaikan dan optimalisasi kerja agar seluruh agenda pembangunan berjalan lebih efektif,” kata Fahmi

Menurutnya, transisi kepemimpinan ini juga membawa standar evaluasi baru bagi aparatur sipil negara di Purbalingga.

Bupati Fahmi mencanangkan evaluasi kinerja berkala setiap tiga bulan sebagai bagian dari prinsip meritokrasi.

Ia berkomitmen menempatkan sumber daya manusia yang memiliki kapabilitas tinggi pada posisi-posisi strategis demi menjamin kualitas pelayanan publik.

“Saya juga memastikan akan segera mengisi kekosongan jabatan struktural lainnya agar roda pemerintahan berjalan optimal,” katanya.

 

 

Pos terkait