BPS Ajak Masyarakat Purbalingga Sukseskan Sensus Ekonomi Jamin Kerahasiaan Data

Petugas Sensus Ekonomi 2026 melaksanakan penelusuran dari rumah ke rumah guna mencatat seluruh keluarga, fisik bangunan.
Petugas Sensus Ekonomi 2026 melaksanakan penelusuran dari rumah ke rumah guna mencatat seluruh keluarga, fisik bangunan.

Jamin Kerahasiaan Data

Landasan hukum berupa Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik mengunci rapat informasi perorangan pelaku usaha hanya untuk keperluan analisis statistik.

BPS menjamin tidak bakal menyerahkan berkas privat tersebut kepada institusi mana pun, termasuk instansi pemungut pajak.

Bacaan Lainnya

“BPS sekadar menyebarluaskan angka kumulatif atau hasil gabungan demi keperluan cetak biru pembangunan,” katanya.

Ia menambahkan, untuk  menghadirkan kenyamanan bagi para pemilik usaha, BPS menyiapkan beragam opsi pengisian tatkala menjumpai pertanyaan sensitif.

Pelaku usaha boleh memasukkan jawaban langsung menuju gawai milik petugas, mengisi secara mandiri lewat tautan resmi BPS, ataupun menggoreskan pena atas lembar pertanyaan sesuai kesepakatan waktu bersama.

Kelonggaran sistem ini membuat aktivitas pencacahan berjalan supel tanpa mengganggu ritme kerja harian warga.

Petugas Sensus Ekonomi 2026 melaksanakan penelusuran dari rumah ke rumah guna mencatat seluruh keluarga, fisik bangunan.

Lalu juga geliat bisnis mulai skala mikro sampai korporasi raksasa, termasuk perdagangan berbasis jagat maya.

Setiap lokasi bangunan juga menerima penandaan koordinat geografis (geotagging) demi mencegah luputnya aktivitas ekonomi warga.

Ia memerinci, memasuki pekan keempat, capaian pendataan lapangan pada Kabupaten Purbalingga menyentuh angka 27,53 persen

Sementara kelompok usaha skala besar mencapai 36,15 persen.

Slamet menaruh rasa optimis bahwa angka capaian terus merangkak naik seiring tingginya kesadaran warga menyuguhkan laporan sahih.

Slamet mengimbau warga agar tetap waspada terhadap potensi penipuan oleh oknum pencacah palsu.

Petugas resmi Sensus dari BPS senantiasa mengenakan atribut rompi khusus.

Lalu, membawa tanda pengenal resmi berfitur kode respons cepat (QR Code), mengantongi surat tugas, mengoperasikan aplikasi FASIH.

Serta menempelkan stiker penanda usai wawancara. Pihak BPS menekankan bahwa kru lapangan tidak pernah meminta kata sandi bank, nomor rekening, ataupun swafoto bersama kartu identitas.

“Masyarakat tidak perlu ragu mengikuti Sensus Ekonomi. Berikan informasi yang benar karena data tersebut akan menjadi dasar pemerintah dalam menyusun berbagai kebijakan agar manfaat pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat,” pungkasnya.

 

 

Pos terkait