Berkat Dieng Culture Festival, Candi Dieng Bakal Dipugar Kementerian Kebudayaan

Dieng Culture Festival siap tembus pasar internasional lewat integrasi pemugaran Candi Dieng dan konsep wisata sejarah.
Dieng Culture Festival siap tembus pasar internasional lewat integrasi pemugaran Candi Dieng dan konsep wisata sejarah.

TABLOIDELEMEN.com – Pengembangan Dieng Culture Festival (DCF) siap berjalan seiring dengan pelestarian cagar budaya di kawasan Candi Dieng.

Kementerian Kebudayaan bersama Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Jawa Tengah memberi perhatian penuh terhadap proyek pemugaran ini.

Pemerintah memprioritaskan pemugaran pagar candi serta ekskavasi kawasan secara masif usai menuntaskan pemugaran Candi Semar pada tahun 2026.

Langkah strategis tersebut bertujuan menemukan struktur atau artefak bersejarah yang masih terpendam di dalam tanah.

Sinergi antara pelestarian fisik cagar budaya dan penguatan tradisi lokal memperbesar peluang Dieng menjadi destinasi wisata sejarah terpadu.

Bacaan Lainnya

Direktur Warisan Budaya Kementerian Kebudayaan, Agus Widiatmoko, optimistis bahwa penggabungan ini mampu membentuk konsep perjalanan sejarah yang kuat.

“Integrasi antara pemugaran cagar budaya dan penguatan warisan budaya takbenda ini akan membentuk historical trip yang mampu mengangkat potensi Banjarnegara ke tingkat pariwisata internasional,” kata Agus Widiatmoko.

Capaian Top 10 KEN dan Peran Masyarakat

Bupati Banjarnegara, dr. Amalia Desiana, menyambut hangat dukungan penuh pemerintah pusat terhadap keberlanjutan agenda ini.

Desiana mengapresiasi konsistensi perjalanan festival selama 16 tahun yang tumbuh berkat kolaborasi masyarakat lokal.

Masuknya DCF ke dalam jajaran Top 10 Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 menjadi bukti nyata kesuksesan event tahunan tersebut.

“Perjalanan 16 tahun ini bukan waktu yang singkat. Terpilihnya DCF dalam Top 10 KEN membuktikan bahwa event ini memiliki posisi strategis dalam agenda pariwisata nasional,” kata Amalia Desiana.

Pemerintah Kabupaten Banjarnegara berkomitmen menjaga agar festival tetap berakar kuat pada partisipasi warga.

Amalia Desiana menginginkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif mampu memberi dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

“Tujuan akhirnya adalah bagaimana nilai-nilai kebudayaan ini berasal dari masyarakat dan manfaatnya kembali sepenuhnya untuk kesejahteraan masyarakat,” ujar Amalia Desiana.

 

 

Pos terkait

Acer2026