TABLOIDELEMEN.com – Fenomena El Niño 2026 yang memicu musim kemarau panjang meningkatkan risiko kekeringan di Kabupaten Purbalingga.
Dampak kondisi tersebut menyebabkan sebagian masyarakat mulai kesulitan memperoleh air bersih untuk kebutuhan harian.
Merespons krisis tersebut, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga langsung bergerak membantu warga melalui penyaluran bantuan darurat.
Langkah nyata ini bertujuan menjaga ketersediaan air minum dan kebutuhan rumah tangga warga yang terdampak.
Distribusi Puluhan Ribu Liter Air
“Sejak Kamis 13 Agustus 2026 kemarin, BAZNAS mulai menyalurkan air bersih ke sejumlah wilayah yang terdampak kekeringan,” kata Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga, H. Soedijanto, Sabtu 15 Agustus 2026.
Soedijanto menjelaskan bahwa penyaluran mencakup empat titik di Desa Kasih, Kecamatan Kertanegara, serta tiga titik di Desa Slinga, Kecamatan Kaligondang.
Hingga kini, bantuan sebanyak 24.000 liter air bersih telah menjangkau 282 kepala keluarga (KK).
Pihaknya memastikan distribusi air bersih berlanjut secara bertahap hingga musim penghujan tiba.
BAZNAS terus memantau wilayah lain yang membutuhkan pasokan darurat.
Imbauan Hemat Air dan Aksi Peduli
Selain menyalurkan bantuan, Soedijanto mengimbau masyarakat agar bijak mengonsumsi air serta saling membantu selama masa kekeringan.
“Sebab, bagi sebagian masyarakat, setetes air bukan sekadar kebutuhan, tetapi menjadi harapan untuk menjalani kehidupan sehari-hari,” katanya.
BAZNAS Purbalingga juga mengajak masyarakat memperluas kepedulian melalui program sedekah air.
Uluran tangan masyarakat sangat berarti untuk meringankan beban warga yang tengah menghadapi cobaan kemarau panjang.

Menulis itu tentang mau atau tidak. Saya meyakini hambatan menulis bukan karena tidak bisa menulis, tetapi karena merasa tidak bisa menulis dengan baik
Baca update artikel lainnya di Google Berita














