TABLOIDELEMEN.com – Matahari tepat berada di atas kepala saat deru mesin kendaraan pemudik memadati Simpang Empat Sirongge, Purbalingga, Rabu 18 Maret 2026.
Di tengah peluh para petugas yang mengatur lalu lintas, sebuah mobil Toyota Avanza hitam bernomor polisi G-1521-ED mendadak berhenti kaku.
Kendaraan tersebut mengalami patah as roda, sebuah kendala teknis fatal yang seketika mematikan harapan rombongan asal Desa Mendelem, Pemalang, untuk mencapai tujuan tepat waktu.
Kepanikan menyergap sang sopir, Hendro (28), saat menyadari mobilnya tidak lagi mampu berputar arah.
Di dalam kabin yang mulai memanas, duduk Wasti (28), seorang penumpang yang tengah berjuang melawan rasa sakit hebat.
Rencana semula menuju rumah sakit mendadak buyar akibat besi penyangga roda yang menyerah pada beban perjalanan.
Beruntung, sejumlah polisi yang berjaga dalam rangka pengamanan arus mudik segera menangkap sinyal darurat tersebut.
Plt Kasi Humas Polres Purbalingga, Iptu Dwi Arto, menceritakan detik-detik ketegangan di lapangan.
“Mobil tersebut ternyata berisi warga yang sedang sakit dan akan ke rumah sakit. Kami kemudian merespon cepat dengan menghadirkan ambulans mengevakuasi ke rumah sakit,” katanya.
Tanpa menunggu lama, raungan sirene ambulans Polri membelah kepadatan jalur mudik untuk membawa pasien menuju RSUD Goeteng Taroenadibrata.

Awali dengan kepedulian, niscaya akan menjadi gagasan dalam menulis



















