TABLOIDELEMEN.com – Jemaah Islam Aboge (Alif Rebo Wage) Desa Onje, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga menetapkan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 28 Mei 2026.
Keputusan ini berselisih satu hari dari ketetapan pemerintah yang menjatuhkan hari raya kurban pada Rabu, 27 Mei 2026.
Sesepuh Islam Aboge Desa Onje, Kyai Maksudi mengungkapkan, bahwa penentuan hari raya tersebut merujuk pada perhitungan kalender Jawa dan Islam warisan leluhur secara turun-temurun.
“Iduladha tahun ini akan jatuh pada hari Jumat Kliwon atau tanggal 28 Mei 2026,” ungkapnya, Selasa 26 Mei 2026.
Kyai Maksudi menjelaskan, perbedaan tanggal ini bersumber dari metode penghitungan khas Aboge yang terpisah dari kalender nasional maupun Muhammadiyah.
Untuk tahun 2026 bertepatan dengan tahun Jawa Dal dengan awal tahun Daltugi atau Dal Setu Legi.
Sistem penanggalan Aboge sendiri mengombinasikan siklus sewindu (Alif, Ha, Jim Awal, Za, Dal, Ba, Wawu, Jim Akhir).
Dengan lima pasaran Jawa (Pon, Wage, Kliwon, Legi, Pahing).
“Penetapan mengikuti penghitungan turun-temurun kalender Jawa dan kalender Islam,” tuturnya.
Menyikapi hal ini, Kyai Maksudi meminta masyarakat luas saling menghormati dan tidak mempersoalkan perbedaan tersebut karena masing-masing pihak mengantongi dasar keyakinan yang kuat.
Terkait rangkaian ibadah, para pengikut Aboge akan memusatkan pelaksanaan Salat Id di Masjid R Sayyid Kuning, Desa Onje.
Selesai menunaikan salat, mereka segera melangsungkan pemotongan hewan kurban layaknya umat Islam pada umumnya.
“Setelah Salat Id akan langsung menyembelih hewan kurban,” tambahnya.

Satu di antara cara untuk mendapatkan hasil menulis yang maksimal adalah dengan melihatnya sebagai sebuah petualangan.
Hanya dengan berpetualangan, saya mengetahui dan menemukan keberagaman materi tulisan.
Baca update artikel lainnya di Google Berita


















