TABLOIDELEMEN.com – Sebanyak 79 kelompok memadati Pendapa Dipokusumo untuk memeriahkan Purbalingga Berkebaya 2025, di Pendapa Dipokusumo, Kamis 18 Desember 2025.
Pemerintah Kabupaten Purbalingga menyelenggarakan kegiatan ini sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-195 Kabupaten Purbalingga sekaligus menyambut Hari Ibu ke-97.
Peserta yang terdiri dari organisasi wanita, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), BUMD, BUMN, hingga instansi vertikal tampil anggun dalam balutan busana tradisional.
Bupati Purbalingga, Fahmi M Hanif, membuka acara secara resmi dan mengajak seluruh perempuan Purbalingga untuk terus berdaya.
Mengusung tema “Perempuan Berdaya dan Perempuan Berkarya”, Fahmi menegaskan bahwa Purbalingga Berkebaya hadir bukan sekadar sebagai perayaan seremonial.
Menurutnya, ajang ini berfungsi sebagai ruang ekspresi kaum ibu, sekaligus bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam merawat kebaya sebagai warisan budaya bangsa.
Dalam sambutannya, Bupati Fahmi menyoroti pesan kesetaraan yang terkandung dalam tema tahun ini.
Ia menyatakan bahwa perempuan memiliki hak dan kesempatan yang sama dengan laki-laki untuk berkarya dan menentukan pilihan hidup.
Kehadiran para peserta yang mengenakan kebaya menciptakan suasana khidmat dan semarak sebagai wujud kecintaan terhadap identitas budaya nasional.
Ketua I Forum PUSPA Purbalingga, Syahzani Fahmi M. Hanif, turut menjelaskan substansi acara.
Syahzani menyebut panitia merancang rangkaian kegiatan agar bersifat edukatif, partisipatif, dan inspiratif.
Sebelum puncak acara berkebaya ini, pihak penyelenggara telah sukses melaksanakan berbagai agenda pendukung, termasuk Seminar Wanita dan Kesehatan Mental serta Lomba Vlog Hari Ibu.
Pemerintah Kabupaten Purbalingga menjadwalkan penutup rangkaian peringatan ini dengan melaksanakan Upacara Hari Ibu.
“Agenda tersebut akan berlangsung di Alun-alun Purbalingga pada 22 Desember 2025 mendatang,” kata Syahzani.

Awali dengan kepedulian, niscaya akan menjadi gagasan dalam menulis
















