1.879 Orang Purbalingga Terima Bantuan Bedah Rumah RTLH

Sebanyak 1.879 warga menerima bantuan bedah rumah RTLH Purbalingga dari APBD, Kementerian PKP, dan Baznas untuk mewujudkan hunian layak serta aman.
Sebanyak 1.879 warga menerima bantuan bedah rumah RTLH Purbalingga dari APBD, Kementerian PKP, dan Baznas untuk mewujudkan hunian layak serta aman.

TABLOIDELEMEN.COM – Sebanyak 1.879 warga Kabupaten Purbalingga menerima alokasi bantuan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) pada tahun 2026.

Pemerintah daerah menyalurkan dana stimulus ini melalui kolaborasi lintas lembaga guna mempercepat penanganan kawasan permukiman.

Program perbaikan tempat tinggal tersebut bersumber dari anggaran APBD Kabupaten Purbalingga, APBD Provinsi Jawa Tengah, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), serta Baznas Jawa Tengah.

Bacaan Lainnya

Penata Kelola Perumahan Ahli Pertama Dinas Lingkungan Hidup, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DLH PKP) Kabupaten Purbalingga, Septyana Nur Fatima, memaparkan rincian penyaluran bantuan tersebut secara rinci.

Skema APBD Kabupaten Purbalingga murni mengalokasikan anggaran Rp276 juta bagi 23 penerima manfaat dengan nominal Rp12 juta per unit.

Petugas lapangan telah menyelesaikan pembangunan 22 unit rumah dari skema tersebut.

Selanjutnya, pemerintah kabupaten menambahkan alokasi anggaran Rp600 juta melalui APBD Perubahan untuk menjangkau 30 penerima manfaat.

Masing-masing warga menerima dana perbaikan sebesar Rp20 juta.

Sementara itu, dukungan APBD Provinsi Jawa Tengah mengucurkan anggaran Rp2,98 miliar untuk 149 penerima manfaat.

“Setiap unit rumah memperoleh alokasi Rp20 juta dan tukang bangunan sudah menyelesaikan 47 unit di antaranya,”katanya.

Program Bantuan Perbaikan Rumah Bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Kementerian PKP menyumbang alokasi terbesar melalui Program Bedah Rumah yang menjangkau 1.670 penerima manfaat.

Total anggaran pusat mencapai Rp33,4 miliar dengan besaran bantuan Rp20 juta per rumah.

Tenaga lapangan telah menuntaskan pembangunan 228 unit rumah dari program kementerian ini.

Selain bantuan pemerintah, Baznas Provinsi Jawa Tengah turut mengucurkan dana Rp140 juta bagi tujuh penerima manfaat.

Setiap penerima mendapat alokasi Rp20 juta, di mana dua rumah telah berdiri kokoh dan lima rumah lainnya sedang menjalani proses konstruksi.

Dampak Positif Penyaluran Anggaran Bantuan Perumahan Rakyat

Penerima manfaat merasakan langsung dampak positif dari pelaksanaan program perbaikan hunian ini.

Ahmad, warga Desa Jetis, Kecamatan Kemangkon, merasa bersyukur atas bantuan perbaikan rumah yang menyasar tempat tinggalnya.

Pekerjaan serabutan dengan penghasilan tidak pasti selama ini menyulitkan Ahmad membenahi rumah berlantai tanah dan beratap bocor milik keluarganya.

Ahmad menyampaikan rasa gembira serta apresiasi tinggi kepada Pemkab Purbalingga atas kepedulian terhadap masyarakat kecil.

Program rehabilitasi ini berhasil meringankan beban finansial warga berpenghasilan terbatas untuk mewujudkan tempat tinggal yang sehat, layak, serta aman.

“Alhamdulillah, saya senang sekali mendapat bantuan ini. Terima kasih kepada Bupati Purbalingga dan Pemerintah Kabupaten Purbalingga atas perhatiannya,” kata Ahmad.

 

 

 

 

Pos terkait